I’m not Good Oppa

FF1 - I'm not oke Oppa

Author : Rahma Julynda
Cast : Lee Sungmin – Kyuhyun – Leeteuk
Eunhyuk – Ryeowook – Siwon (Super Junior)
Seung won – Shin Joong Seob – Hyun
Han Soo gi – Yoo ra (OC)


“Huaahh sudah jam 6 “ itulah yang aku ucapakan pertama kali dipagi ini. Aku telat bangun. Selesai mandi aku langsung menyiapkan bekalku dan gak lupa aku buat untuk dua orang. Mau tau yang satu lagi buat siapa?. Hihihh itu buat Kekasihku tercinta Lee Sungmin. Hari ini kau berjanji akan membawakan makanan kesukaannya untuk bekal makan siang. Aku membuatkannya Berger, karna dia sangat menyukainya.

Selesai menyiapkan bekal aku langsung bergegas meninggalkan rumah. Aku adalah mahasiswa Indonesia yang beruntung mendapatkan Beasiswa untuk kuliah di Seoul Korea. Dan kalian tau apa yang kurasakan, BAHAGIA. Ya aku bahagia sekali bisa menimba ilmu di Negara yang sangat ingin aku kunjungi. Tapi ada yang lebih membuat ku bahagia. Aku bisa bertemu dengan Lee Sungmin, pacarku sekarang Di Seoul.

(FlashBack)
“Aaah,, harus dari mana nyari ruang administrasinya?” itu ucapaku waktu pertama melihat bangunan kampus baru ku. Bagaimana tidak bangunan kampus ku cukup tinggi, mungkin ada 10 lantai menjulang keatas, dan lebar. Hampir putus asa aku mengelilingi kampus hanya untuk mencari ruang Administrasinya, tapi tiba-tiba saja ada seorang laki-laki manis yang menghampiriku dan memberikanku sebotol air minum. “Silahkan diminum dulu” ucapnya memberikanku air, “Aah tidak. Terimakasih “ senyum ku menjawab kebaikkannya itu,” Terimalah, tidak apa-apa” Masih saja menawariku air minumnya. Karna merasakan tulus kebaikkannya aku menerima airnya. “Kamu anak baru yaa?” tanyanya lagi setelah mengamati wajah ku baik-baik. “ Iya. Aku mahasiswa baru” jawabku yang saat itu masih terbata-bata menggunakan bahasa korea. “Kamu cari ruang ADM ya?” ucapnya lagi. Haah bagaimana dia bisa tau pikir ku. “ Iya. Kq tau?”. “Ruangannya ada di lantai dasar, dekat lapangan basket” ucapnya padaku sambil berlalu dari hadapanku. (flashback end)

“Jangan lupa nanti makan siang bareng yaa Oppa” ucapku mengingatkan janji makan siang padanya. “Iya, nanti kita ketemu ditempat biasa” sautnya sambil berlari meninggalkanku didepan kelas. Hari ini aku hanya dua mata kuliah dengan masih masing 3 Sks jadi kuliah ku selesai sebelum jam makan siang tiba. “Joong kita kekantin yuu”ajak Hyun padaku, “ Aaah, kamu ajjh dech aku mau makan siang bareng sama Oppa Sungmin” jawab qu sambil mengangkat kotak bekal ku. “Ooh okeh, kalo begitu aku duluan ya” senyumnya padaku, lalu pergi dengan menggandeng tangan kekasihnya yang sudah menunggu didepan kelas, Leeteuk adalah kekasih tercinta dari sahabatku Hyun. Aku bersahabat dengannya dari semester satu dan sekarang kami sudah ada di semester 3. Aku melangkahkan kaki ku menuju taman yang ada di sebrang lapangan basket kampus, tempat yang aku pilih untuk menunggu Kekasihku Lee Sungmin, dan di sana juga lah tempat janjian kita untuk makan siang hari ini.

Dibawah pohon ini aku hampir saja tertidur, namun sebelum aku tertidur ada suara yang sangat aku kenal memanggil dari kejauhan “Chagiyaaaaaaa” teriaknya memanggil ku, membuat orang-orang yang sedang berlalu-lalang memandanginya. Sungmin memelukku saat sudah menghampiri ku. Dia sangat manis, sikapnya padaku dan caranya menyanyangi ku sungguh manis. Membuatku tak bisa marah padanya. “Oppa, malu tau manggilnya teriak kayak gitu”ucapku dalam peluknya.”Biarin ajjh. Supaya mereka tau kalo Joong Seob itu milik Lee Sungmin” ucapnya padaku, sambil melepaskan pelukkan hangatnya, lalu mengecup kening ku. Sungguh membuat ku seakan terbang, mungkin saat ini pipi ku merah seperti wajah kartun yang sedang malu-malu. “Mana Bekal buatan mu, cepat keluarkan. Aku lapar sekali”tuturnya sambil memegang perutnya, seakan sangat kelaparan. “Ini. Hari ini aku buatkan Hamberger kesukaan Oppa. Selamat menikmati”, ku keluarkan bekal yang tadi pagi aku buat dengan sangat cepat. Tanpa banyak bicara Sungmin langsung melahap bekal buatan ku dengan sangat lahap. Sungguh sangat lapar kekasih ku ini, pikir ku.”Pelan-pelan. Nanti tersedak”memberinya air minum. Dia menggambil air dari tangan ku dan kemudian melanjutkan pertempurannya dengan Berger.

“Hai Lee Sungmin. Nanti jangan lupa datang latihan ya”ucap pria bertubuh atletis yang ada dihadapan kami. Pria ini Siwon, dia adalah Kapten Tim Basket di kampus kami, dia memiliki badan yang sangat Atletis, dan kemanapun dia berada, dia selalu ditemani oleh wanita cantik disampingnya, yaitu Kim Seung won, siapa lagi kalo bukan kekasihnya.” Iya nanti aku datang” jawab Sungmin dengan Berger di mulutnya. Mendengar jawaban Sungmin, Siwon berlalu dari hadapan kami. “ Hari ini oppa latihan? Bukannya besok ya” Tanya ku sambil mengunyah makanan dimulutku, yang membuat ku hampir tersedak.” Iya. Tapi hari ini Cuma mau nentuin siapa yang masuk Tim inti buat pertandingan bula depan” sautnya, yang sepertinya sudah menyelesaikan makan siangnya. “ Ooh gitu yaa. Mudah-mudahan Oppa salah satu dari pemain Tim Inti yaa” senyum ku memberinya semangat. “Gomawo Chagiya. Nanti kamu mau menemaniku latihan atau pulang”. “Aku pulang saja yaa Oppa, soalnya aku lumayan banyak tugas” ucapku sambil membenahi kotak bekal ku. “ Ya sudah, kamu kerjakan saja tugas mu. Tapi maaf hari ini jadi gak bisa Mengantarmu pulang” jelasnya padaku sambil membelai kepala ku. Dia benar-benar manis.

Selesai makan siang bersama dengan Sungmin, aku pulang kerumah, karna memang sudah tidak ada kegiatan apa-apa lagi dikampus. Maunya aku menemani Sungmin Oppa latihan basket, tapi tugas ku yang menumpuk seakan memanggilku untuk segera diselesaikan. Tak apalah hari ini tak menemaninya, tapi besok aku akan menemaninya latihan basket.

***

“Joong, jangan lupa bawa bagian tugas mu yaa. Sebelum presentasi hari ini kita latihan dulu” itu sms Yoo ra pada ku pagi ini, mengingatkanku atas tugas yang akan kami presentasikan. Yoo ra, dia itu juga sahabat ku.aku ,dia dan Hyun bersahabat sejak semester satu. Yoo ra sahabatku yang paling suka memeluk ku, dia orang yang sangat ekspresif, dia akan menunjukkan segala perasaannya. Berbeda dengan Hyun, dia orang yang ceria tapi sangat pintar menutupi parasaannya. Tapi kami bertiga selalu bisa mengatasi kekurangan satu sama lain. Dan aku bahagia memiliki mereka.

Sebelum berangkat aku memasukkan semua yang aku butuhkan hari ini kedalam tas ku yang berwarna sangat Feminim, yaitu Pink. Warna anak perempuan sekali, tapi tak apalah karna warna itu manis.

(Flashback)
“Aah lucu” ucapku saat melihat jam beker berwarna Pink di sebuah toko, tapi sepertinya bukan hanya aku yang menyukai jam itu, karna saat aku ingin mengambilnya sudah ada yang menyentuh jam itu “Aku mau ini”ucapanya padaku sambil menggambil jam beker pink yang berbentuk pig baby itu, karna sudah keduluan pria itu, aku hanya bisa menyesali saja mengapa tidak mengambilnya lebih dulu. Tapi sesaat kemudian pria itu kembali lagi dan memberikanku jam baker pink itu “Ini buatmu saja, jangan menangis yaa” ucapya dengan senyum manis menghiasi wajahnya lalu pergi. Aku hanya teridam memikirkan kejadian barusan sambil menggenggam kantong plastic yang berisi jam beker pink itu. Kalian tau siapa pria itu. Yaa dia itu Lee Sungmin. Kekasihku sekarang ini. (Flashback end)

“Chagiya, nanti kita pulang bareng yaa”ucap Yoo ra manis pada Kekasihnya Ryeowook di depan kelas, “Iya nanti kita pulang bareng. Kamu tunggu aku disini yaa” jawabnya manis sambil membelai wanitanya. “Huaah,, pagi-pagi udah bermesraan ajjh nii “ kata ku menggangu mereka berdua. Aku dan Yoo ra masuk kedalam kelas kami yang masih sepi. “Gimana dibawakan tugasnya”ucap Yoo ra memastikan tugas ku, hanya anggukkan kepala yang ku beri padanya. “Hyun mana kq belum dateng ya? Kamu udah sms dia juga kan buat latihan presentasi dulu” kata ku sambil mengeluarkan semua kertas-kertas tugas ku. “Udah kq, sms yang aku kirim buat mu aku kirim juga padanya”. “ Apa mungkin dia gak baca smsnya” sambil menghamburkan pandangan keluar kelas. “Mungkin”. Namun tak lama kemudian Hyun datang dengan suasana hati yang tidak baik, itu semua terihat dari wajahnya yang terlihat menahan tangis. “Hyun’a kamu kenapa?” Yoo ra memelukknya, di pelukkan Yoo ra tangis Hyun pecah. Mendengar tangisnya aku mengerti pasti karna Leeteuk. Hanya dia yang bisa membuat Hyun menangis sampai seperti itu. Tanpa pikir panjang dan menanyakan pada Hyun apa yang terjadi aku melangkahkan kaki ku menuju kelas Leeteuk.

“Apa yang kamu lakukan pada Hyun?”ucapaku saat ada dihadapan Leeteuk. “Dia itu salah paham Joong” jelasnya padaku, tapi aku tidak percaya akan ucapannya itu. “Apa maksudmu salah paham” ucapku lagi dan sekarang dengan nada lebih tinggi. “ Iya dia salah paham padaku, aku sudah coba menjelaskannya tapi dia malah pergi meninggalkanku “katanya lagi yang sekarang makin lemah. “Joong, udah. Kelas udah mau dimulai, kita harus presentasi” Yoo ra tiba-tiba datang mengingatkanku.” Kamu harus menjelaskannya padaku nanti “ancam ku pada Leeteuk, dan dia hanya mengangguk.

Presentasi dimulai, aku tak berharap banyak Pada Hyun yang saat ini sangat terlihat kacau. Tapi sesuai sifatnya, menutupi rasa sedihnya dan tetap tersenyum saat Presentasi. Semua selesai, presentasi kami berjalan dengan baik. “Gak usah Tanya dia kenapa ?”ucap Hyun padaku dan langsung pergi keluar kelas. Di luar aku melihat Leeteuk mencoba untuk menahannya, tapi Hyun menepis tangannya dan langsung pergi, tinggal Leeteuk yang berdiri diam seperti patung. “Mereka kenapa lagi ya?”Bisik Yoo ra padaku, aku hanya mengangkat bahu ku.

Jam 3 sore , saatnya Sungmin latihan basket. Aku langsung bergegas kelapangan basket untuk melihat Kekasih ku itu berlatih. “Onnie”sapa ku pada Han Soo gi onnie saat berjalan menghampiri ku. “Joong, udah dari tadi?” jawabnya pada ku ramah, dan ku iyakan pertayaannya dengan anggukkan kepala. Soo gi Onnie ini adalah senior qu di radio kampus, aku dan Onnie juga Hyun adalah anggota radio kampus. Dia sangat baik pada ku juga Hyun. Dia satu-satunya senior yang tidak menggenjet juniornya, dan selalu sabar mengajari kami. Dia dan kekasihnya Eunhyuk adalah pasangan yang selalu terlihat bahagia dan lucu.Mereka berdua sering sekali memperagakan gerakkan-gerakkan yang unik dan lucu yang dapat membuat siapa saja yang melihatnya tertawa. Siapa itu Eunhyuk, dia itu Leader dance di kampus kami, yang juga anggota tim basket.

“Joong, tadi kamu ngapain di kelas ku pagi-pagi?” Tanya Sungmin Oppa padaku, yaa Sungmin dan Leeteuk Itu satu kelas jadi mungkin tadi ada yang melaporkan ulah ku padanya. “Aku ingin menanyakan sesuatu pada Leeteuk Oppa tentang Hyun”jelas ku padanya tentang tingkah ku tadi pagi. “Gak usah terlalu mencampuri urusan mereka”nasehatnya padaku sambil menggunakan sepatu basket kesayangannya itu. “Aku gak tega Oppa liat Hyun nangis sesedih itu” ucapku padanya tentang alasanku melakukan hal itu.

Di tengah lapangan Siwon mengumpulkan teman-teman satu timnya( Oh ya Sungmin Oppa masuk dalam salah satu pemain inti untuk perlombaan bulan depan). Siwon memberikan informasi tentang pertandingan yang akan tim kami ikuti bulan depan. Dipinggir lapangan sisi di sebrangku ada Seung won yang menatap penuh cinta ke Siwon. Aku memandanginya, wanita cantik yang selalu ada untuk kekasihnya, tapi makin lama ku memperhatikanya, ku melihat posisi duduknya makin lama,makin rendah, dia hampir saja terjatuh tapi Siwon dengan cepat menanggkap tubuh kekasihnya itu, aku tersentak melihatnya, responnya sungguh cepat. Dengan cepat siwon menggendong wanitanya ke ruang kesehatan dan meninggalkan Timnya dilapangan. Tanpa Siwon latihan tetap berlanjut, semua anggota tetap berkonsentrasi dengan latihannya sampai jam latihan berakhir.

“Seung won. Apa dia baik-baik saja?” Tanya Sungmin Oppa saat diruang kesehatan. “Dia kelelahan” dengan wajah yang menyesal. “Kelelahan?” kata ku megulangi ucapannya. “ Iya dia kelelahan. Dia mengidap sebuah penyakit yang membuatnya tidak boleh kelelahan. Yaa seperti inilah kalo dia kelelahan” sautnya sambil memandangi wanitanya.

Sekarang aku dan Sungmin oppa sedang dalam perjalanan menuju rumahku, dengan baik hati Sungmin Oppa mengantarkanku Pulang. “Joong, bagaimana kalo aku tiba-tiba hilang” ucap Sungmin Oppa padaku. Aku tidak mengganbil pusing kata-katanya karna dia sangat suka bercanda. “Aku gak akan kenapa-napa “jawab ku santai. “Oh baguslah” ucapnya lagi,Hiiyaa Oppa aku tak akan tertipu lagi padamu.

(Flashback)
“Oppa bangun.. bangun Oppaa !!” Teriak ku sekuat tenaga sambil menangis, namun tidak ada reaksi darinya, aku mengoyahkan tubuhnya dengan pikiran akan bisa membangunkannya tapi tetap saja tidak ada reaksi. Aku mulai frustasi dan menangis tersedu, mamandangi tubuhnya yang tak bergerak, aku berkata “Oppa kenapa kau meninggalkanku, aku sangat mencintaimu, aku membutuhkanmu disisi ku. Aku ingin memiliki mu lebih lama lagi. Oppa “. Aku memeluk lututku menangis tersedu, namun tiba-tiba aku merasakan ada seseorang yang memelukku “Aku gak akan kemana-mana, aku akan selalu ada untukmu, selamanya” Sungmin oppa, yaa Sungmin oppa yang memelukku dan mengucapkan semuanya. Aku marah dengan semua tingkahnya itu, namun setelah mendengar penjelasannya aku malah makin menangis. Dia bilang hanya ingin mengetahui seluruh perasaan ku padanya, karna menurutnya selama ini aku tidak mengungkapkannya dengan jujur, makanya dia pura-pura mati. Tapi tetap saja caranya itu konyol buat ku. (flashback end)

Minggu depan aku akan berulang tahun, dan aku menyambutnya dengan rasa yang bahagia karna tahun ini aku akan merayakannya dengan kekasih ku Lee Sungmin. Aku berjalan melewati lorong kampus sambil merencanakan akan bagaimana aku merayakan ulang tahun ku tahun ini dengan Sungmin Oppa. Aku melangkahkan kakiku ke lantai 3, ke radio kampusku. Hari ini aku dapat siaran pagi, menggantikan Hyun yang sakit. Hyun sakit pasti karna maslahnya dengan Leeteuk. Sahabat ku yang satu itu diluar dia kelihatan orang yang sangat kuat tapi sebenarnya dia itu sangat rapuh, apalagi kalo sudah menyangkut Leeteuk, dia mudah sekali hancur. Aku kasihan padanya. Di ruang club ternyata sudah ada Soo gi Onnie dan sang kekasih Eunhyuk, mereka sedang sarapan bersama. “Wahh enaknya, sarapan bareng “ ucapku membuat mereka mengalihkan konsentrasinya pada makanan. “Heeii Joong, pagi sekali?” ucap Eunhyuk dengan mulut penuh nasi , “Iya aku hari ini menggantikan Hyun siaran pagi, karna dia sakit” jelasku sambil siap-siap siaran. “Hyun sakit apa?”tanyanya lagi, “Dia sedang demam tinggi” jawab ku lagi.

Aku pun memulai siaran pagi “Annyeongasseo DJ Joong imnida, hari ini DJ Hyun sedang sakit jadi aku menggantikannya untuk siaran pagi kali ini, untuk menemani pagi kita semua, aku akan putarkan lagu ‘Believe’ dari super Junior, enjoy for Song”. “Hyun sakit? Dia sakit apa?” pesan yang ku baca dari Leeteuk saat aku mengecek Handphone ku untuk melihat apakah Sungmin oppa menguhubungi ku atau tidak, ternyata tidak. “Iya dia sakit karnamu” kata-kata ku membalas sms Leeteuk. “Bisa temani aku menjelaskan padanya. Nanti setelah kuliah selesai? Aku mohon” balasnya lagi padaku. “Oke”

Siaran ku selesai. Aku berjalan menuju kelas Sungmin oppa, aku ingin sekali melihatnya, karna dari pagi ini tak ada kabar darinya. Aku melongok dari jendela kelasnya dan melihat kearah tampat duduknya tapi nihil aku tidak dapat menemuinya, mungkin dia belum sampai pikirku. Mata kuliah ku semua sudah selesai hari ini, aku melangkahkan kaki ku keluar kelas, tapi ternyata Leeteuk sudah menungguku di luar.

“Oppa bukanya masih ada kelas ya?”kataku melihat Leeteuk di luar. “Iya masih ada, tapi aku gak masuk”jawabnya pelan, “Yuk kita berangkat sekarang”ucapnya lagi sambil berjalan mendahului ku. Aku melihat wajah sedihnya, ternyata dia juga sedih bertengkar dengan Hyun. Selama perjalanan aku mencoba menghubungi Sungmin Oppa, tapi handphone nya tidak aktif, sungguh membuat ku khawatir. “Maaf sudah merepotkanmu dengan masalah ku, tapi Hyun gak mungkin mengijinkan aku masuk. Jadi aku minta tolong padamu” ucap Leeteuk yang sedari tadi hanya diam, aku menganggukkan kepala ku.

“Hyun’aa ,, apa kau didalam? Ini aku Joong”, ucapku saat sudah berada didepan pintu Apartemen Hyun, Hyun pun membukakan pintu untukku. Aku melangkahkan kakiku masuk dan Leeteuk mengikuti dari belakang. “Hyun, kamu sudah baikkan”duduk disampingnya. “Udah lumayan”jawabnya lemah. “Hyun” sapa Leeteuk pelan,Hyun menyadari kedatangannya dan langsung memandangiku “Maksudnya apa ini Joong?”ucapnya kesal padaku. “Aku yang memaksanya membantuku, aku tau kamu gak akan mengijinkanku masuk kalo aku datang sendiri makanya kau minta Joong buat membantuku, jadi jangan salahkan dia”jelas Leeteuk, dan aku hanya mengiyakan perkataannya. Aku tau Hyun marah padaku karna hal ini tapi Leeteuk tetap memintanya supaya memaafkanku. “Aku Cuma mau menjelaskan semuanya yang terjadi , kasih aku kesempatan buat menjelaskan”ucapnya memohon pada Hyun,Hyun sudah tak lagi bisa menahan tangisnya, aku memelukknya erat, dia membenamkan wajahnya dipelukkanku. “Hyun’aa, aku sayang dan cinta sama kamu”ucap Leeteuk dan menggenggam tangan Hyun, tapi Hyun tidak menanggapinya dan masih menanggis dipelukkanku, aku tau seberapa sayangnya Hyun pada Leeteuk, karna rasa sayangku pada Sungmin Oppa juga sama seperti Hyun pada Leeteuk. “Dia itu bukan siapa-siapa ku lagi Hyun, jadi tolong jangan mengakhiri semuanya”ucap Leeteuk sambil menahan air matanya, ada ditengah keadaan seperti ini membuat ku jadi tidak nyaman. “Kalo memang bukan siapa-siapa buat apa dia ada di apartemen mu pagi-pagi buta”emosi Hyun meledak. Leeteuk hanya diam mendengar ucapan Hyun, aku juga bingung ada apa sebenanya. Apa Leeteuk berselingkuh dibelakang Hyun, aaakh aku tidak mengerti. “Gak bisa jawabkan”teriak Hyun,”Tenang Hyun, biarin dia jelasin dulu “ucapku menengahi. “Karna dia memang menginap di tempatku”jawaban yang membuat ku kaget, Leeteuk bener-bener selingkuh, Hyun makin menangis mendengarnya, aku sungguh tidak tahan lagi sampe Leeteuk berkata bahwa wanita itu datang padanya untuk menceritakan apa yang telah kakaknya perbuat padanya, wanita itu memang pernah jadi kekasih Leeteuk sebelum kakanya sendiri yang merebut wanita itu darinya. Alasan wanita itu mengunjunginya karna kakaknya menghamilinya namun tidak mau mengakuinya. karna kasihan melihat wanita itu pulang larut malam Leeteuk membiarkannya menginap, tapi itu keputusan salah. Saat Hyun datang, wanita itu sedang mencoba menggoda Leeteuk, karna itulah Hyun salah paham. “Aku mohon percaya sama aku, Hyun aku gak mungkin sama dia lagi, karna aku sayang kamu”ucap Leeteuk lagi pada Hyun, tangisan Hyun sudah mulai mereda. Aku melepaskan pelukkanku darinya, dia mulai menatap Leeteuk yang ada didapannya “Aku mohon”kata Leeteuk lagi, Hyun hanya mengaggukkan kepalanya, Leeteuk memelukknya erat. Aku bahagia melihat sahabatku bisa kembali bersama orang yang di cintainya. Tugasku selesai, aku meninggalkan Hyun dan leeteuk, saatnya bagi ku untuk pulang dan tidak mengganggu mereka berdua.

Rasanya lelah hari ini, selesai mandi ku rebahkan tubuhku di tempat tidurku yang mungil ini. Aku memandangi layar handphone qu, keadaaannya masih sama. Tidak ada panggilan masuk ataupun sms dari siapa-siapa, aku mencoba menghubungi Sungmin Oppa tapi lagi-lagi tidak aktif. Sungguh membuat ku sedih tidak mendapat kabar darinya. Sebenarnya apa yang Oppa lakukan sampai tidak bisa menghubungi ku.

***

Aku benar-benar sangat cemas, bingung dan sedih, sudah tiga hari ini Sungmin Oppa tidak ada kabar. Aku kehilangannya 3hari ini. Apa yang sebenarnya terjadi padanya, aku ingin sekali mengetahuinya.

“Hei nona Joong”seseorang memanggil nama ku, namun tidak ku tanggapi panggilannya. “kau tidak dengar Nona Joong”panggil orang itu lagi, “Apa? Mau apa kau?”jawab ku kesal pada musuh bebuyutan ku itu, Cho Kyuhyun musuh bebuyutanku, “Kemana pangeranmu itu. Berapa hari ini dia tidak kelihatan di kampus?. Apa dia sudah bosan padamu, lalu meninggalkanmu” ucap mulut kasarnya itu padaku, mendengar ucapanya membuatku kesal refleks tangan ku bergerak menuju wajahnya, yak aku menamparnya. “Jaga Bicaramu Cho Kyuhyun” ancamku padanya lalu pergi. Sungguh membuat hariku makin kacau orang itu, tanpa sadar aku melangkahkan kaki ku ke taman di sebrang lapangan basket, tempat diamana aku dan Sungmin Oppa sering makan siang bersama, dan ditempat ini juga waktu itu Sungmin oppa ngengerjai ku dengan berpura-pura mati. Aku sangat merindukannya, sedang apakah dia sekarang, mengapa tidak menghubungi ku. Oppa, kemana dirimu, dan tanpa sadar aku menangis.

***

“Joong, aku pergi” Cuma itu kabar yang aku dapat setelah 5 hari tidak bertemu dengan Sungmin Oppa, aku tidak mengerti dengan semua ini, apa maksudnya. Apa maksudnya dia bilang pergi, apa. Semuanya seakan akan hancur, hidupku tidak akan berjalan normal lagi tanpa Sungmin oppa, seseorang yang selama ini sayang padaku dan memperlakukanku dengan manis. Apa maksud sms nya ini, aku mencoba menerjemahkan semuanya. Apa maksudnya pergi dari hidupku atau maksudnya oppa pergi keluar kota atau keluar negeri atau Oppa,, ah tidak mungkin yang terakhir, oppa meninggal. Tidak mungkin. 2 hari lagi ulang tahun ku dan semua ini terjadi sungguh kejutan yang sangat membuat ku terkejut, Tuhan apa maksud semua ini, apa yang terjadi pada Sungmin Oppa, ada apa ini. Inikah kadomu untuk ulangtahunku.

Semua yang ada disekelilingku seakan gelap dan sunyi, yang kulihat hanya warna hitam dan putih tak ada warna lain. Aku merindukan warna pink, yaa tiba-tiba aku merindukannya dan ingin melihat warna pink, tapi tak ada yg berwarna yang bisa ku lihat sekarang, semuanya Hitam dan putih. Bagaimana harus menjalani hari ku dikampus ini tanpa dia, bagaimana meneruskan hidupku tanpa dia, Oh tuhan kembalikan Sungmin Oppa padaku.

Hyun,Leeteuk, Yoo ra dan Ryeowook mengunjungi ku, mereka mencemaskan keadaanku.”Joong, kamu sudah makan belum?”ucap Yoo ra sambil memelukku,”Aku membawakan makanan untuk mu”kata Ryeowook mengeluarkan kotak makannya. “Ada apa dengan Sungmin? Kenapa dia tidak masuk-masuk?”Tanya Leeteuk padaku, aku hanya bisa menggelengkan kepala ku. Andai saja aku tau, andai saja aku tau maksud sms terakhirnya. Aku hanya bisa menangis dipelukkan Yoo ra, mengeluarkan semua kesedihanku padanya. “Sebenarnya ada apa?”ucap Hyun. Itu yang juga aku ingin tau, ada apa sebenarnya.

***

Hari ini hari ulang tahun ku, hari yang sebenarnya aku tunggu-tunggu untuk merayakannya bersama kekasihku Lee Sungmin.Tapi hari ini malah jadi hari yang menyakitkan untukku, setelah sebelumnya sudah banyak rencana yang aku pikirkan untuk ku habiskan bersamanya dihari ini, tapi semuanya terjadi, dia tak ada lagi disisi ku, dia mengahilang. Langkahku lemas menjalani lorong Kampus yang makin hari ku rasa makin sepi. Semua mata kuliah ku hari ini hanya lewat saja di otak ku, tak ada satu pun yang aku pahami, pelajaran berakhir begitu saja. Aku merapikan semua peralatan belajar ku yang sedari tadi tak kusentuh sama sekali, karna aku hanya sibuk memendangi awan dari jendela. Ku biarkan kaki ku melangkah dengan sendirinya, dan lagi-lagi berhenti di taman sebrang lapangan basket. Aku membayangkan semua kejadian yang Aku alami bersama Sungmin Oppa disana dan tanpa sadar aku jatuh pingsan. 3 jam aku berada diruang kesehatan, saat aku membuka mata aku melihat Sungmin Oppa ada dihadapanku, halusinasi pikirku, karna tak mungkin ini benar, mungkin karna terlalu merindukannya makanya aku seakan melihatnya. Aku menutup mataku lagi, “Joong, bangun”aku kenal suara itu, itu suara Sungmin Oppa, dan saat ku membuka mata “Joong, kamu tidak apa-apa?”, ternyata benar-benar Sungmin oppa. Aku memeluknya erat, menangis dipelukkannya, dan dia membelai lembut kepala ku “Maaf kan aku”, aku hanya bisa terus menangis dipelukkannya, aku merindukannya, lalu aku tersadar “Oppa kemana ajjh seminggu ini, apa maksud sms Oppa bilang mau pergi, oppa gak boleh pergi gitu ajjh dari aku, gak boleh”ucapku mengeluarkan segala yang ada dipikiranku “Aku minta maaf” jawabnya pelan dan memelukku. Diam membawaku pulang kerumah, selama perjalanan aku masih saja menangis, aku tau dia menghawatirkanku karna dia selalu memandangiku. Tapi aku sungguh masih tidak mengerti apa maksud semua ini.

Sampai di rumah aku langsung masuk kekamar, membanting pintu kamar ku dengan keras, Sungmin Oppa mengikuti langkah ku, dia duduk disampingku “Joong maafkan aku “ucapnya sambil memelukku.

“Aku gak menyangka sampai membuat mu sesakit ini Joong”, apa maksud ucapanya ini aku tidak mengerti. “Apa maksud Oppa?”, “Sama seperti waktu itu, aku hanya ingin mengerjaimu”jawabnya pelan. Apa? Ini semua hanya keisengannya, aku tak habis pikir, kenapa Sungmin tega mengerjaiku sampai seperti ini. “Oppa tega”,tangis ku pecah. “Kenapa Oppa setega ini sama aku” sungguh tak ku percaya semua ini. “Waktu ku Tanya bagaimana kalo aku tidak ada, kamu menjawab tidak akan apa-apa, ya sudah. Waktu aku pergi selama 6 hari keluar kota aku sengaja tidak memberitahumu karna, kamu bilang tidak akan apa-apa, tapi ternyata kamu malah sakit”penjelasannya padaku,dia menundukkan kepalanya dan menggenggam tangan ku. “Ya ampun Oppa karna, omongan itu. Tau kenapa aku bilang gitu ?. Karna aku pikir Oppa akan ngerjain aku”. “Aku minta maaf Joong”, dia memelukku. Aku masih saja menangis. “Oppa ini hari ulang tahun ku, kenapa kau memberikan kado yang menyakitkan untukku”ucapku sambil menangis. “Maafkan aku, tapi aku sudah menyiapkan kado untukmu”ucapnya lalu pergi keruang tamu, dan kembali kekamar ku sambil membawa boneka Besar warna pink berbentuk babi yang sangat lucu. Aku tidak menyadarinya waktu masuk tadi kalau sudah ada boneka itu, mungkin Sungmin Oppa meletakkannya sebelum kekampus tadi, karna dia bisa masuk ke apartemen qu dengan kunci duplikat yang aku berikan padanya.

”Saengil Chukae Chagiya” mengecup keningku. “Gomawo Oppa”. Sedih ku langsung berubah menjadi bahagia, ternyata semua ini karna ucapanku yang bilang padanya bahwa aku tidak akan apa-apa kalau dia tak ada, makanya dia pergi tanpa pamit. “Oppa jangan pernah pergi dari aku karna aku gak akan baik-baik ajjh Oppa”ucapku sambil memelukknya. “Iya aku tau”.

-The End-
*Please don’t copy paste and Re-Upload this FF*

~ by Julz on April 26, 2012.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: