My Fools

Ide Cerita : Fatme / Fatme UndeadPetals (on facebook)
Author : Rahma Julynda (RJulynda)

I look up my self on mirror. I can see you’re here too. Laughing at me.

Rasanya hidup adalah sesuatu yang membosankan, hanya menjalani rutinitas yang sama setiap harinya, monoton. Terbangun dan kemudian tertidur. Hanya aku dan hidupku atau kehidupan orang lain juga sama, tapi apa mereka juga melakukan kesalahan yang sama denganku? Apa kalian melakukannya? Aku harap tidak.

Aku hanya ingin jujur, hanya ingin mengatakan yang sebenarnya tanpa mencoba menutupinya, apalagi mengatakan tidak dan menuju kemunafikkan. Aku hanya ingin mengungkapkan apa yang ada dan terasa dihati tanpa menutupi. Hanya ingin jujur.

Perkara hati dan perasaan tidak ada kata SALAH, hanya presentasenya yang membuat kita dengan berbeda meluapkannya. Mungkin karena perasaan atau hanya karena alasan saja, entahlah aku tidak mengerti apa sebenarnya tujuan dan maumu dari semua ini, aku hanya ingin jujur.

X__X

Seperti cerita masa kecil kau adalah cerita yang ada pada masa laluku. Sepenggal cerita yang hadir didalam hidupku, aku tidak menyangka kau akan kembali datang, kembali menyapa hidupku dan percayalah aku bahagia. Apa kau juga begitu? Entahlah simpan saja jawaban itu hanya untukmu.

So do I . So do I .. look stupid in front of you. Look cheap in front of you. But I still want stay beside you.
Why I keep make myself so fool.

Aku mengingat ceritamu, bagaimana pun kau pernah ada dalam hidupku, menjadi bagian didalamnya terlebih karena kau adalah salah satu cerita indah dalam hidupku. Aku mengingatmu, mengingat cerita kita dengan baik. Mengingatmu dengan hati tak lagi dengan pikiran, karena kau adalah bagian cerita indah dihidupku.

Kadang diwaktu rinduku, semuanya akan kembali terputar dalam kepalaku dengan sentuhan hangat dari dalam hatiku, mengingatmu. Aku hanya akan tersenyum dan kemudian tertegun dengan kenyataan, yaa kau tak lagi denganku. Tidak salah aku mengingatmu, yaa bagiku tidak sesalah itu karena itulah yang aku rasakan, aku merindukanmu, merindukan kita.

Tak jarang aku membuat kemungkinan itu, membayangkan hal itu akan kembali lagi, kembali padaku. Tentangmu dan tentang cerita kita akan kembali, yakinlah aku masih mengharapkan hal itu terjadi. Mungkin dulu tak hanya salahmu, mungkin juga ada salahku hingga akhirnya kita berakhir.

X__X

Kau tak sepenuhnya menghilang, kau tak sepenuhnya tak terlihat. Seperti kali ini, kau muncul. Kau hadir dan menyapa tak ada kecanggungan, itu baik dan ku rasa memang seharusnya begitu. Aku menyambutmu baik tak ada rasa kesal atau lainnya, hanya merasa rinduku terobati akan dirimu. Aku ingin kau merasakannya, yaa sebenarnya aku ingin berbagi rasa rindu ini namun untuk sekarang ini cukup untuk diriku saja, buatku saja.

Aku menikmati, menikmati bagaimana saat ini. Meski kita hanya saling sapa bagiku saat ini sudah cukup. Aku mencoba mengontrol semuanya, memimpin perasaanku sendiri dan tak ingin menjadi budak dari pemikiranku sendiri, untuk saat ini sudah cukup.

“ Apa yang kau rasakan ketika semua yang ada dengan kita berakhir? “
Pikirmu apa yang akan aku rasakan dengan tak ada lagi adanya hubungan kita? Kau tau aku mencintamu, jelas kau tau itu, jadi perlukah kau bertanya?. Aku akan menjawab tanyamu bila memang harus dan dengarkanlah ini . Aku mencintaimu dan aku sedih harus berakhirnya kita dan berakhirnya cerita tentangmu, kau tau itu.

Hatiku bergetar, aku merasakan kau lagi. Aku membuat ceritaku sendiri dengan semua kata ANDAI didalam dunia yang aku buat dengan cerita tentang aku dan dirimu, membuat dunia kita kembali. Kau tak sepenuhnya hilang dan itu membuatku mudah menemukan file tentangmu dihatiku karena ceritamu terletak dibagian “ My Favorite “ hardisk hatiku, sangat mudah menemukanmu.

I’m the only one love you. I’m the only one have this feel. Am I look stupid? Am I look fool?

X__X

“ Apa kau masih mencintaiku? Kenapa kau selalu menyapaku? “
Lagi-lagi haruskah kau bertanya? Tak bisakah kau mengartikannya sendiri dengan akalmu itu, jadi haruskah aku mengatakannya dengan lantang padamu bahwa aku masih dan akan selalu mencintamu, haruskah seperti itu?.

Aku rindu dan aku cinta namun aku tau itu tak mungkin dengan mudah untuk dapat terlontar dariku, lagi pula dengan semua sifat dalam dirimu, aku tak dapat mengatakannya dengan mudah. Aku menyapa, awal aku hanya ingin tak ada kecanggungan diantara kita, berniat untuk menjaga hubungan baik diantara kita walau “Hubungan” tak lagi terjalin, tak harus jadi tak saling kenalkan?.

Aku hanya ingin terus bisa berkomunikasi baik denganmu, tak ingin segala yang terjadi dulu mengakhiri semuanya diantar kita berdua. Aku mau menjaga ini, berharap semua akan baik-baik saja. Sudahlah, tak ingin lagi menghilangkan pikiran ini, aku menginginkan KITA lagi.

I know we’re not destiny. I know you’re not mine anymore. But should you do that? Should you hurting me?

X__X

“Aku yakin kau masih mencintaiku” dan ” Ya. Aku rindu sangat-sangat rindu. Aku bahkan masih menyimpan kenangan-kenangan darimu dulu. Apa kau juga merasakan yang aku rasakan?”.
Akhirnya terucapkan olehku, akhirnya terungkapkan padamu. Tak lagi bisa menahannya, semua sudah mengganjal ditenggorokkanku sejak lama, kata-kata itu akhirnya tersampaikan. Aku mencintaimu, gila mengingat tentang cerita kita dan sangat ingin kembali melalui waktu denganmu tanpa rasa sakit lagi pastinya, aku ingin bahagia denganmu.

Setetes air yang sejuk tertumpah dihatiku, membuat hatiku kembali tertawa dan meneriakkan semua kerinduan itu. Kini aku merasakan KITA kembali , tapi sepertinya hanya aku tidak denganmu. Bayangan yang ku buat dengan kata ANDAI semakin menjadi, menguasa hati.

Aku dapat melihatmu dengan jelas dalam terpejamnya kedua mataku, melihat senyum kecil menghias wajahmu itu, itu untukku. Senyum tersungging dibibirku mengingat semuanya dengan harapan yang sekarang aku lihat, kita bisa kembali. Gelap semakin memekat dilangit saatku memandang bintang, bintang yang hanya ada pancar indah dirimu.

I just want to make my day. I just want to smile

X__X

Semuanya tak lagi bisa aku kendalikan, perasaan ini sudah tak lagi bisa aku genggam lagi. Rasa bahagia karenamu sudah menjulur keseluruh bagian hatiku, tak lagi bisa berhenti. Aku tau ini hanya rasaku dan aku berharap ini juga rasamu, kita merasakan hal ini bersama dan kembali berharap untuk bisa mengulang semuanya dengan baik tanpa air mata.

Aku mendengar semua, mendengar semua ceritamu dengan penuh pengharapan. Sampai akhirnya aku tau dan aku terlihat bodoh dihadapanmu. Kau membuatku mengatakannya dan berhasil dengan rencanamu itu, yaa kau berhasil. Kau sangat pintar.

Saat semuanya sudah kembali menghujan hatiku, semua rasa itu sudah kembali, dengan mudahnya kau buat itu menghilang dan berganti dengan PEDIH. Kau bertanya seakan kau ingin kembali, kau bertanya seakan kau menginginkanku lagi, kau bertanya seakan kau ingin mendapatkan kesempatan itu lagi. Namun ternyata itu hanya pikiran naïf dariku, kau berhasil melakukannya. Selamat.

You’re so smart. Make me so fool like this.Our past is not important anymore for you,but yes is it for me.

Aku terlihat bodoh dihadapanmu yang seakan sedang tertawa dengan semua pengakuanku. Aku tersenyum, menertawakan keadaanku sendiri. Aku tertipu. Setelah berhasil kau membuatku mengungkap hatiku kau jatuhkan semuanya dengan “Tapi maaf aku sekarang sudah tidak bisa bersamamu. Aku sudah menyukai wanita lain. ini pertama kalinya aku merasakan senang dan cemburu ketika bersama dengan kekasihku sekarang“. Kau benar-benar berhasil membodohiku.

X__X

Mungkin hanya sebuah permainan yang kau mainkan denganku tapi haruskah kau melakukannya padaku, inikah maksudmu dengan semua pertanyaan-pertanyaan yang membuatku kembali membuka cerita tentangmu? Kau sangat berhasil menghancurkanku lagi, jika itu yang ingin kau dengar dariku dan yang sekarang, kau membuatku sangat terlihat bodoh dihadapanmu, apa kau bahagia? Bahagia karena bisa sekali lagi menghancurkanku.

Are you happy? Do you like it? Thanks, thank you so much.

Dan untuk semuanya, aku hanya bisa menahan dan menyembuhkan lagi hatiku. Kehadiranmu yang awal aku harap akan membawa kembali apa yang ingin aku rasakan bersamamu ternyata hanya sebuah permainan untukkmu, kau datang hanya untuk membuatku mengatakan perasaanku padamu dan menyampaikan ketidak mungkinan terjadinya semua itu, kau bersama yang lain dan ingin aku mengatakan perasaanku, aku sangat bodoh.

-THE END-

*Please do not copy paste or Re-upload this fiction*

~ by Julz on April 26, 2012.

One Response to “My Fools”

  1. T~~~~T 379 ku… i still in love with him… and can’t move on

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: